Gempa Besar Melanda Palu, Sulawesi Tengah

September 28, 2018
Gempabumi dengan kekuatan yang besar terjadi di Sulawesi bagian tengah pada Jumat, 28 September 2018. BMKG mencatat bahwa gempa di Sulawesi bagian tengah diawali dengan gempa magnitudo 5.9 pukul 14:00 (WIB), kemudian disusul dengan gempa magnitudo 5.0 pukul 14:28 (WIB), magnitudo 5.3 pukul 15:25 (WIB). Pukul 17:02 (WIB) gempa berkekuatan magnitudo 7.7 terjadi dengan posisi yang berdekatan dengan tiga gempa sebelumnya. Akvititas gempa-gempa susulan masih terjadi, pukul 17:14 terjadi gempa magnitudo 6.1, dan pukul 17:25 kembali terjadi gempa magnitudo 5.9.  Kedalaman posisi gempa-gempa tersebut adalah 10 km.

Berdasarkan perhitungan mekanisme fokus, rangkaian gempa yang terjadi secara mendatar (Gambar 1). Hal ini dikarenakan adanya aktivitas sesar geser yang ada di Sulawesi Tengah. Merujuk pada peta sumber gempa yang dikeluarkan oleh Pusat Studi Gempa Nasional (PusGeN) tahun 2017, terdapat sesar yang berdekatan dengan posisi rangkaian gempa di Sulawesi Tengah, yaitu segmen Palu dan segmen Saluki. Kedua segmen ini dalam beberapa makalah ilmiah disebutkan sebagai Sesar Palu Koro.
Gambar 1. Lokasi kejadian gempa magnitudo 7.4 dengan pola mekanisme fokus strike slip (sumber: gfz-postdam)
Secara intensitas goncangan, gempa magnitudo 7.7 (BMKG) memiliki skala intesitas gempabumi IV untuk daerah yang dengan sumber gempa (Palu dan Donggala). Secara gambaran umum, dampak yang ditimbulkan oleh gempa yang memilik skala IV adalah kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur dan terasa oleh orang yang naik kendaraan. 





   

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.